Sabtu, 01 Januari 2011

Rancangan Program Departemen Ekonomi dan Kesejahteraan Ummat FORSALIM

Assalamualaikum ww.

Bismillah, dengan senantiasa mengharap ridha Allah, maka telah kami susun rancangan program Departemen Ekonomi sebagai berikut :

1. Program Penggalangan Dana dan Usaha

- Membuat dan menjual pernak-pernik/merchandise Forsalim, diantaranya pin, gantungan kunci, gantungan HP, stiker, kalender, jaket, dll.

Tujuan program ini diantaranya :

a. Sebagai salah satu usaha yang bermanfaat dalam melatih jiwa kewirausahaan.

b. Sebagai identitas yang akan lebih meningkatkan kebersamaan dan kerjasama antar anggota.

2. Program Beasiswa/Subsidi biaya pendidikan

Program ini ditujukan untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan saudara-saudara kita terutama yang memiliki keterbatasan materi. Dana beasiswa/subsidi dapat berasal dari sumbangsih alumni IRM-MU dalam hal ini merupakan anggota FORSALIM, profit dari program penggalangan dana dan usaha maupun dari donator di luar FORSALIM dan usaha lain yang benar dan halal.

Objek atau sasaran dari program beasiswa/subsidi biaya pendidikan ini adalah siswa/i yang merupakan anggota IRM-MU yang mengalami keterbatasan ekonomi dan masih aktif sebagai pengurus atau anggota IRM-MU serta bersedia memenuhi ketentuan sebagai penerima beasiswa.

3. Mengadakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan.

4. Mengadakan Seminar dengan tema Mengenal Ekonomi Islam.

5. Mengadakan Bazar Ramadhan.

Demikian beberapa program dari Departemen Ekonomi. Semoga Allah memberikan kekuatan dan hidayahnya dalam berjuang di jalanNYA. Amin.

Mohon maaf atas segala kekurangan.

Billahi taufik wal hidayah.

Wassalamualaikum ww.

Minggu, 26 Desember 2010

Are 4SALIM On The Right Track ?


1. Ngeduk cikur kedah mihatur nyokel jahe kedah micarek (Trust)


2. Sacangreud pageuh sagolek pangkek (Commitment)


3. Ulah lunca linci luncat mulang udar tina tali gadang, omat ulah lali tina purwadaksina (Integrity)


4. Nyaur kudu diukur nyabda kudu di unggang (communication skill).


5. Kudu hade gogod hade tagog (Appearance)



Sering kita mendengar, melihat dan membaca slogan On the Right Track (ORT). Bukan hanya dikumandangkan oleh pemimpin negeri kita ini, juga dalam arena korporasi, seringkali dalam organisasi pendidikan, sekolah dan kemasyarakatan bahkan dalam perbincangan keluarga.


Keluarga Batak senantiasa melaksanakan Partangiangan Tutup dan Bona Taon dimana setiap anggota keluarga dimulai dari yang paling dituakan menceritakan kilas perjalanan hidup, memohonkan maaf dan meminta didoakan agar tahun berikut menjadi insan yang lebih baik.


Slogan ini bisa berwujud pertanyaan yang menggambarkan pentingnya melakukan evaluasi atas hasil perjuangan atau kerja terhadap rencana atau misi yang diemban.


Pernyataan "kita sudah dijalan yang benar" ini sering membakar semangat untuk terus berkiprah walau jika kita jeli dan cermat maka pernyataan ini bisa berujung pada kebahagiaan semu bahkan menyesatkan.


Mengapa demikian?



Mari kita gunakan rel kereta api, lokomotif dan gerbong yang dihelanya sebagai metafor untuk memahami slogan ORT tersebut. Pernyataan tersebut tentu memberi gambaran bahwa lokomotif dan rangkaian gerbong telah dan tetap berada diatas rel.



Apakah ini memuaskan kita ?


Belum tentu ! Bagaimana jika lokomotif yang menghela gerbong bukannya bergerak maju melainkan mundur?


Bukannya tumbuh melainkan mengalami pertumbuhan negatif atau kontraksi, begitu kawan-kawan ekonomi sering mengatakan.


In the Right Direction


Sesudah kita yakin bahwa kita ORT, sub-slogan In The Right Direction (IRD) musti juga dikobarkan untuk mengajak semua pihak untuk sama-sama menilai apakah kita dalam keadaan ORT tersebut sudah memberi jaminan bahwa lokomotif dan semua gerbong yang dihela bergerak kearah tujuan yang kita sama-sama tetapkan sejak awal. IRD adalah tekad yang terus membara diperjuangan kita.


Kita selalu diingatkan pepatah kuno:


~If you don’t know where to go, you will end up nowhere.~



On The Right Speed


Jangan puas hanya mengetahui bahwa kita sudah ORT dan sudah pula IDR. Ajukan pertanyaan kritis — Sudahkah kita meluncur diatas rel kearah yang benar dan dengan kelajuan yang diinginkan? At the Right Speed (ARS) adalah sub-slogan yang musti kita gelorakan. Melaju pesat adalah keinginan kita. Bergerak dan melaju biasa-biasa saja tentu bukan cita-cita siapapun.


"Good is the enemy of Great" kata Jim Collins dalam buku laris manis “Good To Great”.



Secure and Safety


Sesudah yakin bahwa kita ORT, IRD kemudian ARS — Itukah akhir dari perjuangan kita membandingkan hasil capaian terhadap rencana perjuangan kita? Tentu tidak ! ORT, IRD dan ARS yang dahsyat itu bisa saja berbuntut pada situasi kehidupan kita yang penuh rasa was-was, dag-dig-dug, cemas dan stressful.


Kita ingin bahwa melaju kearah yang benar diatas rel itu juga memberi rasa aman (safety) dan nyaman (secure).


ORT, IRD, ARS kemudian S&S adalah kiat pamungkas untuk menjadi pemimpin. Saya yakin kita semua adalah pemimpin. Bukan hanya mereka yang ada didepan atau diatas saja yang hanya layak mendapat sebutan pemimpin.


Kita yang sedang ditengah dan menapak keanak tangga yang lebih tinggi juga adalah pemimpin. Bahkan, kita yang berada diantrian yang paling belakangpun adalah pemimpin.


Jika kembali kita gunakan metafor kereta api maka masinis, kondektur, juru sinyal sampai pelayan restorasi juga adalah pemimpin dengan lakon kepemimpinan masing-masing.


Ki Hadjar Dewantara yang bermitra dengan Kartono (PS. Kartono adalah kakak kandung wanita pejuang dari Jepara, yaitu RA Kartini) menelorkan sebuah kiat bijak untuk menjadi pemimpin, yaitu;


Ing ngarso sung tulodu, Ing madyo bangun kerso, Tut wuri handayani. Pemimpin yang berada didepan (leader) wajib sebagai penentu arah dan menjadi suri tauladan. Pemimpin ditengah memimpin dengan satu tujuan mulia yaitu membangun kekompakan tim, sedangkan pemimpin yang dibawah memimpin kelompoknya agar terus memberi dukungan.



Are we on the right track?


Are we in the right direction?


Are we moving at the right speed?


Do we feel secure and safety?


Sumber: Prof. Kusmayanto Kadiman, M.Sc., Ph.D.



"Berjualan dengan akhlak yang mulia, pembeli tidak hanya mendapatkan barang tapi juga melihat kemuliaan akhlak seorang penjual."


(Aa Gym)


wallohualam bissawab!


Wasalam wr.wb.


Jabat Erat 4 Salim

Jumat, 24 Desember 2010

Beasiswa Jepang

Waseda University Jepang Tawarkan 15 Beasiswa


Fakultas Teknik dan Sains Waseda University, Jepang, menawarkan beasiswa melalui “Admission to International Graduate Program (AIGP)" untuk periode akademik September 2011. Total beasiswa yang disiapkan bagi pelajar Internasional melalui program tersebut sebanyak 15 beasiswa untuk program Doktoral dan Master.

Adapun jalur untuk mendapatkan beasiswa tersebut bisa dilakukan melalui dua pintu. Pertama dari Pemerintah Jepang melalui MEXT atau Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology. MEXT menyediakan 9 beasiswa Doktoral dan Master di Waseda University.

Kedua, melalui Asia Special Scholarship (ASS). ASS menyediakan 6 beasiswa program Doktoral dan Master untuk periode September 2011.


Bagi yang berminat, pendaftaran beasiswa ini akan ditutup 7 Januari 2011. Informasi mengenai syarat dan skema beasiswa bisa diunduh di http://www.sci.waseda.ac.jp/.

Rabu, 22 Desember 2010

Beasiswa Master of Laws (L.LM) di Transnational Law and Business University (TLBU)

Meneruskan informasi dari teman,

Beasiswa Master of Laws (L.LM) di Transnational Law and Business University (TLBU), Korea Selatan adalah beasiswa untuk tahun ajaran 2011/2012. TLBU akan menerima aplikasi dari mahasiswa Hubungan Internasional dan Hukum hingga tanggal 31 Desember 2010. Proses seleksi akan dilaksanakan sekitar bulan Januari 2011 dengan cara interview melalui telepon. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar bulan April 2011. Dan program beasiswa akan dimulai pada bulan September 2011.

Berkas-berkas yang harus dikirim sebelum 31 Desember 2010:

1. Sertifikat TOEFL – (LIA juga bisa, skor 500 masih dipertimbangkan)


2. Legalisir transkrip sama ijazah


3. Motivation Letter (essay 1-2 halaman dalam bahasa inggris yang isinya menceritakan tentang siapa kamu, keluarga kamu, cita-cita dan ambisi kamu)


4. Pas foto 5 lembar 4×6


5. Recommendation Letter (dari dosen)


6. Formulir (download dari www.tlbu.ac. kr – Admissions – Download)

Kirim sebelum 31 Desember 2010 ke alamat:

Admissions Office, TLBU Graduate School of Law in Seoul

300, Naeyu-dong, Deogyang-gu, Goyang-si, Gyeonggi-do, Seoul, 412-751, Korea

(Phone) 82-31-960-1012- 5

(Fax) 82-31-960-1019

(E-mail) admissions@tlbu.ac.kr

PS: Kirim dokumen kesini pakai TIKI JNE/Post bisa sampai 3 hari. Biaya sekitar 19 USD dgn berat kurang dari 1 kg.

Silahkan jika ada pertanyaan tinggalkan comment di http://kaist.wordpress.com/

salam hangat,

admin