Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 September 2012

Forsalim Kita

Team Baru Forsalim



 
Alhamdulillah, setelah melalui serangkaian proses nan panjang, dimulai sejak Musyawarah Umum FORSALIM hari Selasa tanggal 21 Agustus 2012/3 Syawal 1433 H, yang terpilihnya Ketua FORSALIM baru, kang Fadly menggantikan kang Arip.  Kemudian dilanjutkan dengan syuro dewan formatur dan ketua terpilih dari hari Selasa hingga Rabu, maka terpilihlah nama-nama sebagai pengurus FORSALIM yang akan mengemban amanah dari 2012-2014. Insya Allah.

Berikut nama-nama pengurus Forsalim 2012-2014 :
 
Presiden : Fadly Fauzie Firdausi

Wakil Presiden : Bakti Pangestu

Sekretaris : Rahmi Aulianisyah

Bendahara : Ririn Riani Kartika

Departemen Kaderisasi 

Ketua Departemen : Galih Aulia Rahman

Staf Departemen : Listia Dewi, Rarid Rahman , Ismail M. Syahid, Jendri Irawan, Nenden Nurrohmah, Ovi Annisa, Rosihan, Syahdian Fitriani, Yusup Shiddiq, Ari Tanri, Ridwan Firdaus, Fitria, Robbi, Niar, Nisa Hermina.

Departemen Diklat 

Ketua Departemen : Dadan Rukmana

Staf Departemen : Arip Nurahman, Aresti Wulansari, Anton Timur, Karizal Muharom, Asep Ekas, Wahid Hasyim, Supriatna, Hani Nurhasanah, Dian Rosdiana, Bella Septiani.

Departemen Kemuslimahan 

Ketua Departemen : Fitri

Staf Departemen : Dede Eros, Animah Astuti, Seli Dewi Lestari, Larasati Fatonah, Ummu Hani, Dahlia Anggraeni, Milda Melina, Ranny CK, Endah, Kania, Rismaniar, Eka Fatmala, Rian Rostarina.

Departemen Infokom 

Ketua Departemen : Yusuf Ardi

Staf Departemen : Gilang Cahyo, Riyad Amaludin, Ricky Aji, Ngara Rizki, Barkah Firdaus, Ade Cahyadi, Wendi Afriza, Hendi Abdul Fattah, Ray Ashari.

Departemen Ekonomi 

Ketua Departemen : Haris Muchlisin

Staf Departemen : Agus Haeruman, Noviani, Retno Sri Hasanah, Ririn Yulianti, Uman Miftah Sajidin, Firly Aprilianisari, Zakiatul Isnaeni, Murti, Gumilar, Iip, Tia, Aneu M, Aneu S, Dadan MY.

Mudah-mudah keputusan ini menjadi langkah awal kita dalam memajukan dan meningkatkan kualitas FORSALIM. Mari niatkan pada diri kita masing-masing bahwa segenap langkah kita adalah dalam rangka menolong agama Allah.

Team Futsal Manbaul Ulum


Team Futsal Manbaul Ulum yang Pada Soleh, Pinter, Kasep dan Pada Baik Hati Tidak Sombong serta Rajin Menabung, he.,he.,he.,

Amin. 

Semangat Para Anak Muda




Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Minggu, 26 Desember 2010

Are 4SALIM On The Right Track ?


1. Ngeduk cikur kedah mihatur nyokel jahe kedah micarek (Trust)


2. Sacangreud pageuh sagolek pangkek (Commitment)


3. Ulah lunca linci luncat mulang udar tina tali gadang, omat ulah lali tina purwadaksina (Integrity)


4. Nyaur kudu diukur nyabda kudu di unggang (communication skill).


5. Kudu hade gogod hade tagog (Appearance)



Sering kita mendengar, melihat dan membaca slogan On the Right Track (ORT). Bukan hanya dikumandangkan oleh pemimpin negeri kita ini, juga dalam arena korporasi, seringkali dalam organisasi pendidikan, sekolah dan kemasyarakatan bahkan dalam perbincangan keluarga.


Keluarga Batak senantiasa melaksanakan Partangiangan Tutup dan Bona Taon dimana setiap anggota keluarga dimulai dari yang paling dituakan menceritakan kilas perjalanan hidup, memohonkan maaf dan meminta didoakan agar tahun berikut menjadi insan yang lebih baik.


Slogan ini bisa berwujud pertanyaan yang menggambarkan pentingnya melakukan evaluasi atas hasil perjuangan atau kerja terhadap rencana atau misi yang diemban.


Pernyataan "kita sudah dijalan yang benar" ini sering membakar semangat untuk terus berkiprah walau jika kita jeli dan cermat maka pernyataan ini bisa berujung pada kebahagiaan semu bahkan menyesatkan.


Mengapa demikian?



Mari kita gunakan rel kereta api, lokomotif dan gerbong yang dihelanya sebagai metafor untuk memahami slogan ORT tersebut. Pernyataan tersebut tentu memberi gambaran bahwa lokomotif dan rangkaian gerbong telah dan tetap berada diatas rel.



Apakah ini memuaskan kita ?


Belum tentu ! Bagaimana jika lokomotif yang menghela gerbong bukannya bergerak maju melainkan mundur?


Bukannya tumbuh melainkan mengalami pertumbuhan negatif atau kontraksi, begitu kawan-kawan ekonomi sering mengatakan.


In the Right Direction


Sesudah kita yakin bahwa kita ORT, sub-slogan In The Right Direction (IRD) musti juga dikobarkan untuk mengajak semua pihak untuk sama-sama menilai apakah kita dalam keadaan ORT tersebut sudah memberi jaminan bahwa lokomotif dan semua gerbong yang dihela bergerak kearah tujuan yang kita sama-sama tetapkan sejak awal. IRD adalah tekad yang terus membara diperjuangan kita.


Kita selalu diingatkan pepatah kuno:


~If you don’t know where to go, you will end up nowhere.~



On The Right Speed


Jangan puas hanya mengetahui bahwa kita sudah ORT dan sudah pula IDR. Ajukan pertanyaan kritis — Sudahkah kita meluncur diatas rel kearah yang benar dan dengan kelajuan yang diinginkan? At the Right Speed (ARS) adalah sub-slogan yang musti kita gelorakan. Melaju pesat adalah keinginan kita. Bergerak dan melaju biasa-biasa saja tentu bukan cita-cita siapapun.


"Good is the enemy of Great" kata Jim Collins dalam buku laris manis “Good To Great”.



Secure and Safety


Sesudah yakin bahwa kita ORT, IRD kemudian ARS — Itukah akhir dari perjuangan kita membandingkan hasil capaian terhadap rencana perjuangan kita? Tentu tidak ! ORT, IRD dan ARS yang dahsyat itu bisa saja berbuntut pada situasi kehidupan kita yang penuh rasa was-was, dag-dig-dug, cemas dan stressful.


Kita ingin bahwa melaju kearah yang benar diatas rel itu juga memberi rasa aman (safety) dan nyaman (secure).


ORT, IRD, ARS kemudian S&S adalah kiat pamungkas untuk menjadi pemimpin. Saya yakin kita semua adalah pemimpin. Bukan hanya mereka yang ada didepan atau diatas saja yang hanya layak mendapat sebutan pemimpin.


Kita yang sedang ditengah dan menapak keanak tangga yang lebih tinggi juga adalah pemimpin. Bahkan, kita yang berada diantrian yang paling belakangpun adalah pemimpin.


Jika kembali kita gunakan metafor kereta api maka masinis, kondektur, juru sinyal sampai pelayan restorasi juga adalah pemimpin dengan lakon kepemimpinan masing-masing.


Ki Hadjar Dewantara yang bermitra dengan Kartono (PS. Kartono adalah kakak kandung wanita pejuang dari Jepara, yaitu RA Kartini) menelorkan sebuah kiat bijak untuk menjadi pemimpin, yaitu;


Ing ngarso sung tulodu, Ing madyo bangun kerso, Tut wuri handayani. Pemimpin yang berada didepan (leader) wajib sebagai penentu arah dan menjadi suri tauladan. Pemimpin ditengah memimpin dengan satu tujuan mulia yaitu membangun kekompakan tim, sedangkan pemimpin yang dibawah memimpin kelompoknya agar terus memberi dukungan.



Are we on the right track?


Are we in the right direction?


Are we moving at the right speed?


Do we feel secure and safety?


Sumber: Prof. Kusmayanto Kadiman, M.Sc., Ph.D.



"Berjualan dengan akhlak yang mulia, pembeli tidak hanya mendapatkan barang tapi juga melihat kemuliaan akhlak seorang penjual."


(Aa Gym)


wallohualam bissawab!


Wasalam wr.wb.


Jabat Erat 4 Salim

Minggu, 05 Desember 2010

Selamat Tahun Baru Hijriah


Bismillahirrahmanirrahim,


Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Selamat malam, Selamat Tahun Baru


Salam sejahtera untuk kita semua,


Yang saya hormati, Saudara Para Menteri Divisi Forsalim Bersatu, Yang saya hormati, Para Sesepuh Forsalim, Yang saya hormati, seluruh mitra Forsalim, baik yang dari unsur Eksekutif, Legislatif, Yudikatif maupun TNI dan Polri,


dan Yang saya muliakan para Forsalimer’s Senior, Para Unsur Pimpinan Forsalim, baik pusat maupun daerah, Hadirin sekalian yang saya muliakan,


Pada kesempatan yang baik dan semoga senantiasa penuh berkah ini, saya mengajak Hadirin sekalian untuk sekali lagi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Alloh S.W.T. Maha Kuasa, karena kita semua masih diberikan semangat, diberikan kesempatan, diberikan kekuatan dan kesehatan untuk melanjutkan tugas dan pengabdian kita kepada umat, bangsa dan negara.


Sholawat beserta salam senantiasa terlimpah curah kepada nabi besar kita Muhammad S.A.W. kepada keluarganya, sahabatnya hingga sampai kepada kita selaku umatnya yang mudah-mudahan diberikan kekuatan untuk selalu meneladani beliau amin.


Hadirin, Forsalimer’s yang saya banggakan.


"Yesterday is history. Tomorrow is a mystery. Today is a gift"

FORSALIM Yes We Can!


Hari ini adalah hari terakhir tahun 1431 Hijriyah. Kalau Allah beri kita umur tambahan, insya Allah nanti sore setelah mata hari tenggelam kita akan memasuki awal tahun 1432 Hijriyah.


Pelajaran apa yang kita dapatkan dari peristiwa Hijrah, khususnya Hijrah Rasul SAW dan para sahabat ke Madinah? Inilah pertanyaan yg selalu kita tanyakan pada diri kita saat melewati pergantian tahun Hijriyah, atau saat memasuki tahun baru Hijriyah.


Hijrah adalah satu dari tiga pilar Islam, yakni Iman, Hijrah dan Jihad. Inilah tiga pilar Islam yang menyebabkan Islam bisa tegak dalam diri, dalam rumah tangga, dalam masyarakat dan bahkan dalam sebuah pemerintahan, atau negara.


Bila salah satu ditinggalkan, maka bangunan Islam itu tidak akan pernah berdiri dengan kokoh, lurus dan sempurna, bahkan menjadi miring dan tidak akan lama bertahan kemudian roboh. Allah menjelaskan :


"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Baqarah [2] : 218)


Sesungguhnya bangunan Islam, baik dalam diri, rumah tangga, masyarakat apalagi dalam bentuk negara dan pemerintahan sudah roboh sejak tahun 1924, saat robohnya Khilafah Utsmaniyah yang berpusat di Turki di tangan Mustafa Kemal Ataturk.


Sejak itu, sampai saat ini, bangunan Islam belum berhasil di tegakkan kembali. Sebabnya jelas, karena umat Islam belum memiliki tiga tiang pilar tersebut dalam waktu yang bersamaan. Pilar iman saja tidak cukup, apalagi hanya pilar hijrah atau jihad saja. Begitu pula, jika pilar iman masih lemah, maka pilar hijrah dan pilar jihad juga akan ikut lemah.


Sesungguhnya tiga pilar tersebut merupakah kehendak robbani yang tidak mungkin diganti lagi. Itu adalah ketetapan sang Pencipta alam semesta. Dengan tiga pilar itulah Islam ini ditegakkan oleh Rasul SAW, sehingga bisa bertahan 13 abad lamanya.


Jika kita ingin merekonstruksi bangunan Islam ini kembali ke dalam kehidupan nyata khususnya pemerintahan dan negara, apalagi khilafah, maka ketiga pilar tersebut harus kita miliki terlebih dulu.


Tanpa ketiga pilar tersebut, mustahil bangunan Islam itu dapat tegak kembali. Bisa-bisa apa yang kita harapkan tak lebih dari fatamorgana. Allahu a'lam.


Mulai dari diri sendiri

Mulai dari yang kecil

Mulai saat ini

wasalammualaikum wr.wb.


Sumber:

Era muslim

Pidato Presiden

Aa Gym

Selasa, 21 September 2010

Kabinet Forsalim 2010-2012

Struktur Kepengurusan Forsalim 2010-1012

1. Ketua : Arip Nurahman

2. Wakil Ketua : Uman Miftah S.

3. Sekretaris : Listia Dewi

4. Bendahara : Fitri Apriani

5. Dept. Kaderisasasi :

Koordinator : Agus Haeruman

Staf : Dian R. Cecep Ricky T. Ridwan F. Wahid

Eska Risma Rima Rosihan Niar

6. Dept. Diklat :

Koordnator : Jendri Irawan

Staf :Fadly Kuwat Ari Tanri Dadan Ismail

Galih Yogi Supriatna Nisa Deni

Ade Akhyar

7. Dept. Infokom :

Koordinator : Barkah Firdaus

Dede S. Riyad Wendy Ngara

Yandri Karizal Anton Widya

Ricky Aji

8. Dept. Kemuslimahan :

Koordinator : Seli Dewi L.

Staf : Ela S. Nenden N. Maya S. Dahlia Rani

Wulan Ririn Heni

9. Dept. Ekonomi :

Koordinator : Yusup Ardi

Staf :Aresti W. Dede R. Gugum Nursidik Wayan

Bagus Sandi Indra Iip Z. Haris

Sabtu, 18 September 2010

Silaturahmi



(Bapak Drs. Ahud Sholehudin dan Ibu Hj. Nurul)

Pembina Forsalim

bersama om yang ganteng AYHJ he.,.he.,

(Para Ikhwan yang Ganteng)

Jumat, 17 September 2010

Daftar anggota Forsalim

http://forsalim.pesat.net/


DATA ANGGOTA FORSALIM PERIODE 2010

Kamis, 25 Desember 2008

Visi Umat Islam Tahun 1500 Hijriah


1430 tahun tonggak sejarah peradaban dunia Islam yang penuh dengan tatanan nilai-nilai yang menjunjung tinggi moral ditancapkan oleh Manusia Agung sepanjang Masa Rosululloh Muhamad SAW seiring Hijrahnya Rosululloh Muhamad SAW dari Mekah ke Medinah.

Senin, 29 September 2008

Infak Anggota dan Pengurus Cabang FORSALIM


Assalamu'alaikum wr wb.
Sebagai hasil syuro perdana Pengurus FORSALIM 2008-2010 pada tanggal 5 Oktober 2008, telah disepakati beberapa hal yakni:
  • Menetapkan Kepengurusan Baru FORSALIM 2008-2010
  • Menetapkan Program Kerja FORSALIM 2008-2010
(Info lengkapnya akan diposting kemudian)

Salah satu kesepakatan yang lainnya adalah terkait Pendanaan FORSALIM. Bahwa untuk memenuhi kebutuhan organisasi maka dipandang perlu untuk diadakannya Infak Anggota dengan nominal : minimal Rp 5.000,- / bulan.

Untuk mempermudah koordinasi di masing2 daerah, dan untuk mempermudah pengumpulan infak anggota setiap bulannya, maka dibentuk PJ FORSALIM di masing2 cabang/daerah sbb:

PALIH KULON

FORSALIM CABANG BANJAR
Ua Supriatna

FORSALIM CABANG CIAMIS
Akang Erik N.

FORSALIM CABANG TASIKMALAYA
Neng Listia Dewi

FORSALIM CABANG BANDUNG
Aki Barkah Firdaus

FORSALIM CABANG BOGOR
Aceuk Dede Supriatna

FORSALIM CABANG JAKARTA
Akang Ridwan Firdaus


PALIH WETAN

FORSALIM CABANG PURWOKERTO
Mamah Selli Dewi L.

FORSALIM CABANG JOGJAKARTA
Aceuk Presiden Jendri Irawan

(Jika ada daerah yang belum tersebut silakan menghubungi kami untuk ditindaklanjuti bersama ketua untuk pembentukan cabang baru yang belum terdaftar)

Infak Anggota dapat dikumpulkan melalui masing-masing PJ Daerah pada tanggal 1-5 setiap bulannya. Atau bisa ditransfer langsung ke :

Rekening BSM (Bank Syariah Mandiri)
dengan No Rekening:

1627006238

Semoga setiap harta yang kita keluarkan di jalan dakwah ini, mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Amin...

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Minggu, 28 September 2008

Bissmilahirrohmanirrohim: Ahlan wa Sahlan

Bissmilahirrohmanirrohim

Assalamualikum Wr.Wb.

Alhamdulillah... Hari ini Saya lahir (Lho.. baru lahir kok dah bisa bicara???)

Ya,, Web FORSALIM Reborn !!!
Kini tampil dengan gaya baru yang lebih energik, komunikatif dan futuristik (apaan tuh?)

Semoga dengan hadirnya kembali Web ini, bisa menyatukan kembali teman-teman Alumni IRM-MU yang kini sudah tersebar di berbagai belahan bumi.

Untuk itu mari kita manfaatkan, semoga ukhuwah diantara kita akan tetap terjaga.

Wassalam