Minggu, 16 Mei 2010
Muhasabah Cinta
Edcoustic
Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu
Reff. :
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi....
Muhasabah cintaku...
Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu
Back to Reff.
Pencipta : EdCoustic
Album : Sepotong Episode
Label : EdCoustic
Jumat, 07 Mei 2010
School of Electrical Engineering and Computer Science at Manbaul Ulum University
2. Pusat Riset, Innovasi dan Pengembangan ICT
3. Teknologi Tepat guna dalam bidang ICT
4. Pusat data dan penganalisaannya
Staf Pendidik.
Barkah Firdaus (Ko.)
Ginanjar F.M. & Dian Hadiana
Sandi Socrates
Agus Haeruman
Ngara
Dede Supriatna
Indah
Rani Kharismaya
Ricky Taufikurrahman
Riki
Ricky Aji P.
Arip Nurahman
Anton Timur J.Wendy Afriza
Teknologi RT/RW-net
From SpeedyWiki
Gambaran umum teknologi RT/RW-net dapat dilihat pada gambar. Beberapa Alternatif topologi maupun kunci peralatan yang perlu diperhatikan, adalah,
- Sambungan ke Internet menggunakan ADSL
- Sambungan ke Internet menggunakan Wireless Internet Berbasis WiFi
- Router yang mengatur aliran traffic / data.
- Sambungan ke Pelanggan menggunakan kabel LAN
- Sambungan ke Pelanggan menggunakan Wajanbolic e-goen
Beberapa teknik yang perlu di kuasai adalah
- Teknik ADSL
- Teknik Wireless Internet Berbasis WiFi
- Teknik Konfigurasi router menggunakan Modem ADSL / dd-wrt / Mikrotik / Linux
Tampak pada gambar adalah topologi sebuah RT/RW-net sederhana. Sebuah gateway yang beroperasi 24 jam, dapat menggunakan sambungan Wireless ke ISP, atau sambungan lainnya seperti ADSL Speedy dll. melalui Ethernet yang tersambung ke LAN semua rumah di RT/RW tersebut di sambungkan ke jaringan komputer.
Secara bisnis, hitungan yang digunakan sebetulnya sangat sederhana. Pada tahun 2005, harga sambungan ke Internet sekitar Rp. 4 juta / bulan untuk akses 24 jam kecepatan 64Kbps. Dengan menyambungkan 20 rumah di sebuah RT/RW maka setiap rumah akan memperoleh akses 24 jam ke Internet dengan membayar minimal Rp. 200.000 / rumah / bulan. Tentunya dengan menambahkan sedikit uang di atas uang iuran akan mencukupi bagi penyelenggara jaringan di RT/RW tersebut.
Di tahun 2010, akses Internet 24 jam bisa di peroleh dengan biaya Rp. 200.000-an / bulan. Hal ini memungkinkan RT/RW-net seharga Rp. 30-50.000,- / bulan jika di sharing ke beberapa rumah / tetangga.
Jarak titik yang akan di sambungkan merupakan sumber sakit kepala dalam mengimplementasikan jaringan RT/RW-net. Dalam jaringan LAN di kantor atau WARNET implementasinya lebih mudah karena hanya membutuhkan kabel yang di sambungkan di dalam ruangan.
Sebuah kabel UTP biasanya hanya cukup reliable untuk jarak 100-150 meter, kita perlu memasang hub sebagai uplink untuk repeater kabel UTP untuk menempuh jarak yang jauh. Betul, teknik ini bukan teknik yang baik untuk memperoleh performance yang baik dari jaringan. Sialnya, teknik ini adalah teknik paling murah untuk membangun jaringan RT/RW-net.
Bagi mereka yang mempunyai nyali, anda dapat menggunakan kabel drop wire telkom agar kabel UTP dapat menempuh jarak 1 km-an. Caranya sederhana sekali, seperti kita tahu hanya pin 1,2,3 & 6 digunakan pada kabel UTP. Ke empat pin tersebut di perpanjang menggunakan kabel drop wire telkom yang warna hitam itu untuk menempuh jarak 1 km. Dengan cara ini maka instalasi jaringan RT/RW-net dapat lebih murah.
KosKosan-Net dan turunannya
Keberadaan RT/RW-net yang murah memicu tumbuhnya Kos-kosan-Net dan berbagai turunannya. Ini menjadi menarik bagi mereka yang ingin akses Internet murah di rumah / kos-kos-an, khususnya para mahasiswa :)) ..
Isi
- RT/RW-net: Pembiayaan
- RT/RW-net: Teknologi ADSL
- RT/RW-net: Teknologi Router
- RT/RW-net: Teknologi Wireless Internet
- RT/RW-net: Teknologi LAN
- RT/RW-net: Tower
- RT/RW-net: Ijin
Lain Lain
- RT/RW-net: Kisah-Kisah dan Pengalaman RT/RW-net
- Ijin Tower
- http://pc24.co.id/catalogue/category78_1.htm - Contoh Proposal RT/RW-net di PC24
Komunitas RT/RW-net
Referensi
- http://jaylangkung.com/?p=755 - Kitab RT/RW-net
- http://jaylangkung.com/?page_id=2 - FAQ RT/RW-Net
- http://pdfdbase.net/ebook/membangun-rt-rw-net.pdf
Buku
- Onno W. Purbo, "Infrastruktur Wireless Internet Kecepatan 11-22Mbps", Penerbit Andi 2003.
- Onno W. Purbo, "Buku Pegangan Internet Wireless dan Hotspot", Elexmedia Komputindo 2005.
- Onno W. Purbo, "Panduan Praktis RT/RW-net", Infokomputer 2007.
Pranala Menarik
Sumber:Bpk. Onno W, Purbo, MN.Sc., Ph.D.
Minggu, 18 April 2010
Struktur Obligasi Syariah
1) Bagi Hasil berdasarkan akad Mudharabah/ Muqaradhah/ Qiradh atau Musyarakah. Karena akad Mudharabah/ Musyarakah adalah kerja sama dengan skema bagi hasil pendapatan atau keuntungan, obligasi jenis ini akan memberikan return dengan penggunaan term indicative/ expected return karena sifatnya yang floating dan tergantung pada kinerja pendapatan yang dibagihasilkan.
2) Margin/Fee berdasarkan akad Murabahah atau Salam atau Istishna atau Ijarah. Dengan akad Murabahah/ Salam/ Isthisna sebagai bentuk jual beli dengan skema cost plus basis, obligasi jenis ini akan memberikan fixed return.
Di Indonesia, yang banyak digunakan dalam penerbitan obligasi syariah adalah struktur Mudharabah (bagi hasil pendapatan) baik yang telah diterbitkan maupun yang akan diterbitkan dalam waktu dekat. Sehingga, yang dikenal adalah Obligasi Syariah Mudharabah.
Obligasi Syariah Mudharabah memang telah memiliki pedoman khusus dengan disahkannya Fatwa No: 33/DSN-MUI/ IX/2002. Disebutkan dalam fatwa tersebut, bahwa Obligasi Syariah Mudharabah adalah obligasi syariah yang menggunakan akad Mudharabah. Selain telah mempunyai pedoman khusus, terdapat beberapa alasan lain yang mendasari pemilihan struktur mudharabah ini, di antaranya adalah:
i. Bentuk pendanaan yang paling sesuai untuk investasi dalam jumlah besar dan jangka yang relatif panjang.
ii. Dapat digunakan untuk pendanaan umum (general financing), seperti pendanaan modal kerja ataupun pendanaan capital expenditure.
iii. Mudharabah merupakan percampuran kerja sama antara modal dan jasa (kegiatan usaha) sehingga membuat strukturnya memungkinkan untuk tidak memerlukan jaminan (collateral) atas aset yang spesifik. Hal ini berbeda dengan struktur yang menggunakan dasar akad jual beli yang mensyaratkan jaminan atas aset yang didanai;
iv. Kecenderungan regional dan global, dari penggunaan struktur Murabahah dan Bai Bi-tsaman Ajil menjadi Mudharabah dan Ijarah
Mekanisme atau beberapa hal pokok mengenai Obligasi Syariah Mudharabah ini dapat diringkaskan dalam butir-butir berikut:
i. Kontrak atau akad Mudharabah dituangkan dalam perjanjian perwaliamanatan.
ii. Rasio atau persentase bagi hasil (nisbah) dapat ditetapkan berdasarkan komponen pendapatan (revenue) atau keuntungan (profit; operating profit, EBIT, atau EBITDA). Tetapi, Fatwa No: 15/DSN-MUI/IX/2000 memberi pertimbangan bahwa dari segi kemaslahatan pembagian usaha sebaiknya menggunakan prinsip Revenue Sharing.
iii. Nisbah ini dapat ditetapkan konstan, meningkat, ataupun menurun, dengan mempertimbangkan proyeksi pendapatan Emiten, tetapi sudah ditetapkan di awal kontrak.
iv. Pendapatan Bagi Hasil berarti jumlah pendapatan yang dibagihasilkan yang menjadi hak dan oleh karenanya harus dibayarkan oleh emiten kepada pemegang obligasi syariah yang dihitung berdasarkan perkalian antara nisbah pemegang obligasi syariah dengan pendapatan/ keuntungan yang dibagihasilkan yang jumlahnya tercantum dalam laporan keuangan konsolidasi emiten.
v. Pembagian hasil pendapatan ini atau keuntungan dapat dilakukan secara periodik (tahunan, semesteran, kuartalan, bulanan).
vi. Karena besarnya pendapatan bagi hasil akan ditentukan oleh kinerja aktual emiten, maka obligasi syariah memberikan indicative return tertentu.
Sumber:
Zona Ekonomi Islam
Minggu, 04 April 2010
School of Electrical Engineering and Computer Science at Manbaul Ulum University
Bisnis IT
Usaha Modal Dengkul
Usaha di Internet dapat dilakukan dengan modal hampir "dengkul". Jangan sampai terjerumus masuk ke cara-cara penipuan di Internet, karena ini bisa berakibat tidak baik ke karir kita di kemudian hari.
Pelajari Kiat Mereka Yang Sudah terjun
Cara paling mudah untuk mempelajari bagaimana untuk dapat sukses berusaha di Internet adalah dengan cara mempelajari kiat mereka yang sudah terjun terlebih dahulu.
Masalah-nya adalah sumber mana yang paling bisa di percaya untuk menjadi sumber belajar? Terus terang, sumber yang lebih mudah & lebih gampang untuk di percaya adalah media massa. Di media massa, proses filter / cek-n-recek sudah dilakukan terlebih dulu oleh para redaksi. Mungkin yang bisa memuat banyak kisah sukses di dunia IT khususnya IT Indonesia ada di
- MetroTV e-livestyle setiap hari Minggu jam 13:30 siang.
- Kadang kala TV swasta lain memunculkan kisah sukses menggunakan IT, cuma tidak sebanyak MetroTV.
- Koran KOMPAS kadang ada selipan teknologi informasi.
- Detikinet.com kadang ada berita-berita kisah sukses menggunakan IT.
- Juga beberapa majalah terutama majalah InfoLinux.
Beberapa situs Indonesia yang lumayan sukses dan dapat menjadi panutan untuk kita belajar ada beberapa, seperti,
- http://kaskus.us - ini termasuk rangking teratas di Indonesia.
- http://bhineka.com
- http://bekas.com
- dan masih banyak lagi.
Pelajari bagaimana cara pendiri situs tersebut menjadi sukses seperti sekarang ini.
Ada baiknya membaca-baca berbagai teknik untuk dapat berkiprah sebagai penulis. Kemampuan mengekspresikan pendapat melalui tulisan akan bernilai sangat tinggi di Internet.
Sumber:
Onno W. purbo, M.Sc., Ph.D.