Minggu, 01 Maret 2009

RUANG RAKSASA DALAM ATOM

RUANG RAKSASA DALAM ATOM

Udara, air, gunung, binatang, tumbuhan, tubuh anda, kursi yang anda duduki, singkatnya segala yang anda saksikan, sentuh dan rasakan, dari yang paling berat hingga yang paling ringan tersusun atas atom-atom. Setiap halaman yang anda baca tersusun atas miyaran atom. Atom adalah partikel yang sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop yang paling hebat sekalipun. Diameter atom hanyalah berkisar seper satu juta milimeter.
Tidaklah mungkin bagi seseorang untuk melihat benda sekecil ini. Di bawah ini dipaparkan sebuah contoh untuk memahami dimensi atom:
Anggaplah bahwa anda memegang sebuah kunci di tangan. Sudah pasti, mustahil bagi anda untuk melihat atom-atom pada kunci tersebut. Jika anda bersikeras untuk melihat atom penyusun kunci tersebut, maka anda harus memperbesar kunci menjadi seukuran bumi. Jika anda telah berhasil melakukan pembesaran ini, maka atom-atom yang menyusun kunci tersebut akan terlihat berukuran sebesar buah cherry.
Di bawah ini satu lagi contoh agar kita dapat lebih memahami betapa kecilnya atom, dan bagaimana atom memenuhi segala tempat dan ruang yang ada.
Anggaplah kita ingin menghitung semua atom yang ada dalam sebutir garam dan anggaplah kita mampu menghitung satu milyar atom per detik. Kendatipun kita sangat terampil dalam berhitung, kita akan memerlukan lebih dari lima ratus tahun untuk menghitung jumlah keseluruhan atom yang menyusun sebutir garam yang sangat kecil ini. Subhanallaah…ini baru sebutir garam, bagaimana dengan jumlah atom yang menyusun alam semesta dan seisinya?
Kendatipun ukurannya yang teramat mungil, terdapat sebuah susunan yang sempurna, tanpa cacat, unik dan kompleks dalam atom tersebut yang kecanggihannya dapat disejajarkan dengan sistem yang kita lihat ada pada jagat raya.
Setiap atom tersusun atas sebuah inti dan sejumlah elektron yang bergerak mengikuti kulit orbital pada jarak yang sangat jauh dari inti. Di dalam inti terdapat partikel lain yang disebut proton dan netron.
Kekuatan Tersembunyi pada Inti
Inti atom terletak di bagian paling tengah dari atom dan terdiri dari proton dan netron dengan jumlah sesuai dengan sifat-sifat atom tersebut. Jari-jari inti atom berukuran sekitar seper sepuluh ribu jari-jari atom. Untuk menuliskannya dalam angka, jari-jari atom adalah 10-8 (0,00000001) cm, jari-jari inti adalah 10-12 (0,000000000001) cm. Jadi, volume inti atom adalah setara dengan seper sepuluh milyar volume atom.
Dikarenakan kita tidak dapat membayangkan benda sekecil ini, marilah kita ambil permisalan buah cherry di atas. Atom-atom akan terlihat sebesar buah cherry ketika kunci yang anda pegang diperbesar hingga mencapai ukuran bumi. Akan tetapi perbesaran ini masih sama sekali belum memungkinkan kita untuk melihat inti atom yang terlalu kecil untuk dilihat. Jika kita benar-benar ingin melihatnya maka kita harus meningkatkan perbesaran sekali lagi. Buah cherry yang mewakili ukuran atom harus diperbesar hingga menjadi sebuah bola raksasa dengan diameter dua ratus meter. Bahkan dengan perbesaran ini, inti atom tersebut berukuran tidak lebih dari sebutir debu yang teramat kecil.
Ketika kita bandingkan diameter inti atom yang berukuran 10-13 cm dan diameter atom itu sendiri, yakni 10-8 cm, maka yang kita dapatkan adalah sebagaimana berikut: jika kita asumsikan atom tersebut berbentuk bola, maka untuk mengisi bola tersebut hingga penuh, kita akan membutuhkan 1015 (1,000,000,000,000,000) inti atom!
Ada lagi yang lebih mengherankan: kendatipun ukuran inti hanya seper sepuluh milyar ukuran atomnya, inti tersebut memiliki berat 99,95% dari keseluruhan berat atom. Dengan kata lain, hampir seluruh berat atom terpusatkan pada inti. Misalkan anda memiliki rumah dengan luas 10 milyar m2 dan anda harus meletakkan semua perabotan rumah tangga dalam kamar seluas 1 m2 di dalam rumah tersebut. Mampukah anda melakukan hal ini? Sudah pasti anda tidak mampu melakukannya. Akan tetapi inilah yang terjadi pada inti atom akibat sebuah gaya yang sangat kuat yang tidak ada duanya di alam ini. Gaya ini disebut “strong nuclear force (gaya inti kuat)”, satu di antara empat gaya fundamental yang ada di alam semesta yakni: 1. strong nuclear force (gaya inti kuat), 2. weak nuclear force (gaya inti lemah), 3. gravitational force (gaya grafitasi), dan 4. electromagnetic force (gaya elektromagnetik).
Gaya inti kuat, yang merupakan gaya paling kuat yang ada di alam, mengikat inti atom sehingga stabil dan mencegahnya dari pecah berkeping-keping. Semua proton-proton pembentuk inti bermuatan positif dan, oleh karenanya, mereka saling tolak-menolak akibat gaya electromagnetik mereka yang sejenis. Akan tetapi, gaya inti kuat yang memiliki kekuatan 100 kali lebih besar dari gaya tolak-menolak proton ini menjadikan gaya electromagnetik tidak efektif. Hal inilah yang mampu menjadikan proton-proton pada inti terikat dan bergabung pada inti atom.
Singkat kata, terdapat dua gaya yang saling berinteraksi dalam sebuah atom yang amat kecil. Inti atom tersebut dapat terus-menerus berada dalam keadaan terikat dan stabil disebabkan karena gaya-gaya yang memiliki nilai yang akurat ini.
Ketika kita memperhatikan ukuran atom yang sangat kecil dan kemudian jumlah keseluruhan atom di jagat raya, sungguh tidak sepatutnya kita tidak mampu memahami adanya keseimbangan dan rancangan yang luar biasa pada alam ciptaan Allah ini. Sungguh jelas bahwa gaya-gaya fundamental di alam telah diciptakan Allah secara khusus dengan ilmu, hikmah dan kekuasaan yang maha besar.
Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran. (QS. Al-An’aam, 6:80)
Ruang Kosong pada Atom
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, bagian terbesar dari sebuah atom terdiri dari ruang kosong. Mungkin kita bertanya-tanya dalam hati: “Mengapa mesti ada ruang kosong ini?” Marilah kita merenung sejenak. Secara sederhana, atom terdiri atas sebuah inti yang dikelilingi oleh elektron-elektron. Antara inti dan orbit elektron ini tidak dijumpai partikel atau benda kecil apapun. Jarak mikroskopis (yang padanya tidak dijumpai partikel apapun) ini ternyata sangat besar jika dilihat dari skala atom. Kita dapat memisalkan skala ini sebagaimana berikut: jika sebutir kelereng berdiameter 1 cm mewakili elektron yang terdekat dengan inti atom, maka inti atom tersebut berada pada jarak 1 km dari kelereng ini. Di bawah ini sebuah kutipan yang memberikan gambaran yang lebih jelas kepada kita tentang dimensi ruang kosong pada atom:

Terdapat ruang kosong besar [yang mengisi ruang] antara partikel-partikel dasar [penyusun atom]. Jika saya umpamakan proton dari inti atom oksigen sebagai kepala jarum yang tergeletak di atas meja di depan saya, maka elektron yang berputar mengelilinginya akan membuat orbit lingkaran yang melalui negeri Belanda, Jerman dan Spanyol (penulis kutipan ini hidup di Perancis). Oleh karenanya, jika semua atom yang menyusun tubuh saya saling mendekatkan diri satu sama lain, hingga semua atom ini saling bersentuhan, maka anda tidak akan mampu melihat saya lagi. Anda benar-benar tidak akan pernah dapat melihat saya dengan mata telanjang. [Tubuh] saya akan [menjadi] sekecil partikel debu berukuran seper sekian ribu milimeter. (Jean Guitton, Dieu et La Science: Vers Le Métaréalisme, Paris: Grasset, 1991, hal. 62)
Sampai di sini, kita telah memahami bahwa terdapat kemiripan antara ruang kosong pada sistem paling kecil seperti atom dengan ruang kosong pada sistem paling besar seperti alam semesta. Ketika kita arahkan penglihatan kita pada bintang-bintang, akan kita lihat ruang hampa sebagaimana ada pada atom. Terdapat ruang hampa berjarak milyaran kilometer di antara berbagai bintang dan di antara galaksi-galaksi. Namun, di kedua macam ruang hampa ini, terdapat sebuah keteraturan yang luar biasa yang sulit dipahami akal manusia.
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah. (QS. Al-Mulk, 67:3-4)
Wallaahu a’lam

Jun 15, 2007

Sumber:

Harun Yahya

Selasa, 17 Februari 2009

Manbaul Ullum Natural Laboratory



Visi

Melestarikan Keanekaragaman Hayati

Misi

For Better Future

Kebun botani (atau taman botani) adalah suatu lahan yang ditanami berbagai jenis tumbuhan yang ditujukan untuk keperluan koleksi, penelitian, dan konservasi ex-situ (di luar habitat). Selain untuk penelitian, kebun botani dapat berfungsi sebagai sarana wisata dan pendidikan bagi pengunjung. Arboretum adaalh semacam kebun botani yang mengkoleksi pepohonan.

Dalam kebun botani, tumbuhan koleksi dipelihara dan diberi keterangan nama dan beberapa informasi lainnya yang berguna bagi pengunjung. Dua tambahan penting bagi suatu kebun botani adalah perpustakaan dan herbarium. Keduanya diperlukan untuk kegiatan penelitian dan dokumentasi. Identifikasi/klasifikasi adalah hal yang umum dilakukan di kebun botani. Kebun botani dapat pula memiliki bangunan khusus untuk menumbuhkan koleksi yang tidak dapat hidup pada iklim alami tempat itu atau memerlukan perawatan khusus. Bangunan khusus ini dapat berupa rumah kaca atau klimatron dan iklim buatan dapat dibuat di dalamnya.

Umumnya kebun botani dapat dikunjungi umum. Pemilik kebun botani dapat suatu lembaga tertentu, negara, maupun perorangan. Namun demikian, tidak semua kebun botani dibuka untuk umum, contohnya Chelsea Physic Garden.

Kebun botani di Indonesia tidak banyak. Kebun botani milik negara di Indonesia memakai nama "Kebun Raya" karena ukurannya yang luas. Di bawah LIPI/negara terdapat empat kebun botani, yaitu Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi (di utara Malang), dan Kebun Raya Eka Karya Bali di Bedugul, Bali. Puspiptek Serpong juga memiliki Kebun Botani Puspiptek Serpong. Taman Buah Mekarsari adalah kebun botani yang mengkhususkan diri bagi tanaman buah-buahan. Di Tawangmangu juga terdapat taman koleksi tanaman obat-obatan milik Balittro.


Pranala luar

Minggu, 15 Februari 2009

Kurikulum Mentoring untuk Tingkat XI/2 SMA

Pengetahuan Organisasi dan Pengabdian Terhadap Sekolah dan Masyarkat Sekitar

3. Mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar Manbaul Ullum (LBB-MU)
("Teladan:
Nurul Fikri))

Penyedia Jasa Bimbingan Belajar Privat:

1. Sekolah Dasar

2. Sekolah Menengah Pertama/MTs.
(Tenaga Pendidik disediakan dari Anggota IRM-MU)

Senin, 02 Februari 2009

School of Electrical Engineering and Computer Science at Manbaul Ullum University

-"MENCERDASKAN UMAT"-

School of Electrical Engineering and Informatics
EECS at MU
Electrical Enginering & Computer Sciences IR&D Center
at Manbaul Ullum University


Visi
Menjadi Pusat Pelatihan dan Pembelajaran ICT Cyber Terdepan
Misi

1. Unggul dalam Pendidikan ICT untuk pendidikan dasar dan menengah
2. Pusat Riset, Innovasi dan Pengembangan ICT
3. Teknologi Tepat guna dalam bidang ICT
4. Pusat data dan penganalisaannya

Staf Pendidik.

Barkah Firdaus (Ko.)

Ginanjar F.M. & Dian Hadiana

Sandi Socrates

Agus Haeruman

Ngara

Dede Supriatna

Indah

Rani Kharismaya

Ricky Taufikurrahman

Riki

Ricky Aji P.

Arip Nurahman

Anton Timur J.

Wendy Afriza

Teknik Memblok Situs Tidak Baik

From SpeedyWiki

Jump to: navigation, search

Pornografi bukan satu-satunya hal yang tidak baik di Internet, ada beberapa hal yang termasuk kategori tidak baik, seperti


Seperti di tayangkan pada gambar, ada beberapa teknik proses blokir situs tidak baik. Disini akan dicoba untuk dijelaskan teknik untuk mem-blok situs yang tidak baik

tersebut.

Walaupun harus di akui bahwa semua teknik mem-Blok situs tidak baik dibuat oleh manusia juga. Tidak ada jaminan dapat melakukan tugasnya dengan baik 100%. Ada banyak cara untuk mem- bypass proses blok buatan manusia. Terus terang, jauh lebih ampuh jika dapat menggunakan mekanisme blok yang diberikan oleh Pencipta Manusia.

Contents

e-mail untuk Mengadukan Konten

Naga2-nya KEMKOMINFO mulai mengoperasikan alamat e-mail untuk mengadukan konten yang tidak baik di Internet Indonesia. Alamatnya di

aduankonten@depkominfo.go.id

Semoga di beri kekuatan untuk melaksanakan tugasnya. Maklum bukan kerjaan yang gampang juga.


Penjelasan Lebih Detail

Source Berisi Daftar Situs Tidak Baik

Gratisan


Komersial

Referensi INTERNET SEHAT ala ICT Watch

Ada beberapa referensi untuk ber-Internet secara Sehat yang di produksi oleh teman-teman di ICT Watch seperti Donny B.U. dkk. Referensi ini bisa di baca di:

Buku Referensi

  • 2009, Onno W. Purbo, "Ayo memblok situs negatif", Penerbit Andi.

Pranala Menarik

Sumber:

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknik_Memblok_Situs_Tidak_Baik

Minggu, 01 Februari 2009

DIVISI KHUSUS PEMBELAJARAN BAHASA ARAB dari Divisi Diklat (Pendidikan dan Latihan)

Divisi Diklat (Pendidikan dan Latihan) Education and Training Division
-"Membumikan Bahasa Arab"-

Bekerjasama dengan

Fakultas Bahasa Arab UGM
dan
Balai Bahasa UPI Bandung

Diasuh Oleh:

Kang Kuat P.

Arabic language

From Wikipedia


Arabic
العربية al-‘arabiyyah
al-‘Arabiyyah in written Arabic (Naskh script):
Pronunciation: /alˌʕaraˈbijja/
Spoken in: Algeria, Bahrain, Chad, Egypt, Eritrea, Iraq, Israel, Jordan, Kuwait, Lebanon, Libya, Mauritania, Morocco, Oman, Palestine, Qatar, Saudi Arabia, Somalia, Sudan, Syria, Tunisia, United Arab Emirates, Western Sahara, and Yemen; liturgical language of Islam.


Total speakers: Estimates of native speakers between 186 and 422 million and as many as 246 million non-native speakers[1].
Ranking: 2[2] to 6[3] (native speakers)
Language family: Afro-Asiatic
Semitic
West Semitic
Central Semitic
Arabic
Writing system: Arabic alphabet, Syriac alphabet (Garshuni), Bengali script [1] [2]
Official status
Official language in: Official language of 25 countries, the third most after English and French[5]
Regulated by: Syria: Arab Academy of Damascus (the oldest)

Egypt: Academy of the Arabic Language in Cairo
Iraq: Iraqi Science Academy
Sudan: Academy of the Arabic Language in Khartum
Morocco: Academy of the Arabic Language in Rabat (the most active)
Jordan: Jordan Academy of Arabic
Libya: Academy of the Arabic Language in Jamahiriya
Tunisia: Beit Al-Hikma Foundation
Israel: Academy of the Arabic Language [4]

Language codes
ISO 639-1: ar
ISO 639-2: ara
ISO 639-3: ara – Arabic (generic)
(see varieties of Arabic for the individual codes)
Map of the Arabic-speaking world
Map of the Arabic-speaking world.

Arabic (الْعَرَبيّة al-ʿarabiyyah (informally: عَرَبيْ ʿarabī)), in terms of the number of speakers, is the largest living member of the Semitic language family. Classified as Central Semitic, it has its roots in a Proto-Semitic common ancestor. In ISO 639-3, modern Arabic is classified as a macrolanguage with 27 sub-languages. These varieties are spoken throughout the Arab world, and Standard Arabic is widely studied and used throughout the Islamic world.

Modern Standard Arabic derives from Classical Arabic, the only surviving member of the Old North Arabian dialect group, attested in Pre-Islamic Arabic inscriptions dating back to the 4th century.[6] Classical Arabic has also been a literary language and the liturgical language of Islam since its inception in the 7th century.

Arabic has lent many words to other languages of the Islamic world, as Latin has contributed to most European languages. It has also borrowed from those languages, as well as Persian and Sanskrit from early contacts with their affiliated regions. During the Middle Ages, Arabic was a major vehicle of culture, especially in science, mathematics and philosophy, with the result that many European languages have also borrowed numerous words from it. Arabic influence is seen in Mediterranean languages, particularly Spanish, Portuguese, Sicilian, and Maltese, due to both the proximity of European and Arab civilization and 700 years of caliphate government in the Iberian peninsula (see Al-Andalus).

Contents

Literary and Modern Standard Arabic

Main article: Literary Arabic

The term "Arabic" may refer to either literary Arabic ([al-]Fuṣḥā الفصحى) or the many localized varieties of Arabic commonly called "colloquial Arabic." Arabs consider literary Arabic as the standard language and tend to view everything else as mere dialects. Literary Arabic (اللغة العربية الفصحى translit: al-luġatu l-ʿarabiyyatu l-fuṣḥā "the most eloquent Arabic language"), refers both to the language of present-day media across North Africa and the Middle East and to the language of the Qur'an. (The expression media here includes most television and radio, and practically all written matter, including books, newspapers, magazines, documents of every kind, and reading primers for small children.) "Colloquial" or "dialectal" Arabic refers to the many national or regional varieties derived from Classical Arabic, spoken across North Africa and the Middle East, which constitute the everyday spoken language. These sometimes differ enough to be mutually incomprehensible. These dialects are typically unwritten, although a certain amount of literature (particularly plays and poetry) exists in many of them. They are often used to varying degrees in informal spoken media, such as soap operas and talk shows. Literary Arabic or classical Arabic is the official language of all Arab countries and is the only form of Arabic taught in schools at all stages.

The sociolinguistic situation of Arabic in modern times provides a prime example of the linguistic phenomenon of diglossia, which is the normal use of two separate varieties of the same language, usually in different social situations. In the case of Arabic, educated Arabs of any nationality can be assumed to speak both their local dialect and their school-taught literary Arabic. When speaking with someone from the same country, many speakers switch back and forth between the two varieties of the language (code switching), sometimes even within the same sentence. When educated Arabs of different nationalities engage in conversation (for example, a Moroccan or Saudi speaking with a Lebanese), both switch into Literary Arabic for the sake of communication.

Like other languages, literary Arabic continues to evolve. Classical Arabic (especially from the pre-Islamic to the Abbasid period, including Qur'anic Arabic) can be distinguished from Modern Standard Arabic (MSA) as used today. Classical Arabic is considered normative; modern authors attempt to follow (with varying degrees of success) the syntactic and grammatical norms laid down by Classical grammarians (such as Sibawayh), and use the vocabulary defined in Classical dictionaries (such as the Lisān al-Arab). However, many modern terms would have been mysterious to a Classical author, whether taken from other languages (for example, فيلم film) or coined from existing lexical resources (for example, هاتف hātif "telephone" = "caller"). Structural influence from foreign languages or from the colloquial varieties has also affected Modern Standard Arabic. For example, MSA texts sometimes use the format "A, B, C, and D" when listing things, whereas Classical Arabic prefers "A and B and C and D," and subject-initial sentences may be more common in MSA than in Classical Arabic. For these reasons, Modern Standard Arabic is generally treated separately in non-Arab sources.




Kamis, 15 Januari 2009

NYAMUK DAN PETUALANGANNYA

NYAMUK DAN PETUALANGANNYA


Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. (QS. 2:26)
Sementara manusia diperintahkan untuk merenungkan dirinya sendiri sebagai ciptaan Allah, Al-Quran seringkali juga mengajak manusia untuk menginvestigasi alam dan melihat bukti dan tanda Kekuasaan Allah padanya. Seluruh alam semesta dengan semua elemen baik hidup maupun non-hidup terdiri dari tanda-tanda yang mengungkapkan bahwa mereka semua itu 'diciptakan'. Dan semuanya itu ada untuuk menunjukkan Kekuatan, Ilmu dan Seni dari 'Penciptanya'. Dan manusia bertanggungjawab untuk mengenal tanda-tanda ini dan mengakui Sang Maha Pencipat, Allah SWT. Semua makhluk hidup memiliki tanda-tanda ini, namun terdapat beberapa hewan yang secara spesifik telah disebutkan dalam Al-Quran. Nyamuk adalah salah satunya. Ini disebutkan dalam ayat Al-Quran berikut ini:
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka,tetapi mereka yang kafir mengatakan:"Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?". Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan oleh Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberinya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (QS. 2:26)
Ketika kita mengamati kehidupan nyamuk, kita dapat mengatakan bahwa nyamuk memiliki petualangan yang luar biasa. Apa yang secara umum diketahui tentang nyamuk adalah adalah bahwa mereka menyerap dan makan darah. Namun ini tidak seluruhnya benar. Karena tidak semua nyamuk, namun hanyalah nyamuk yang betina sajalah yang menyedot darah. Dan kebutuhannya akan darah tidak ada kaitannya dengan makan sama sekali. Sebenarnya kedua nyamuk jantan dan betina makan cairan nektar bunga.

Satu-satunya alasan mengapa nyamuk betina, tidak seperti yang jantan, menyedot darah adalah untuk telurnya.yang memerlukannya untuk berkembang dengan protein yang ada dalam darah. Dengan kata lain, nyamuk betina menyedot darah hanyalah untuk memastikan kelangsungan hidup generasi barunya.
Point yang ditekankan di sini adalah bahwa ayat Al-Quran menunjukkan hanya nyamuk 'betina'. Sebagaimana disebutkan terdahulu, hanyalah nyamuk betina yang mempunyai kemempuan superior yang akan dijelaskan detail di sini. Jadi, kita dapati begitu ekspresif bahwa nyamuk betinanyalah yang ditekankan dalam Al-Quran. Selain itu, ini merupakan fakta yang luar biasa kita membuktikan bahwa pada saat turunnya wahyu Al-Quran, pengetahuan ini sama sekali belum diketahui umat manusia.
Fase dan proses pertumbuhan nyamuk merupakan salah satu aspek yang paling mengagumkan. Nyamuk berubah dari suatu larva menjadi nyamuk setelah melewati fase yang sama sekali berbeda-beda. Marilah kita melihat kisah petualangan nyamuk secara singkat.
Telur nyamuk yang diberimakan dengan darah diletakkan pada daun lembab atau kolam yang kering untuk proses pendewasaan oleh nyamuk betina selama musim panas atau musim gugur. Namun sebelum ini, induk nyamuk pertama kali menguji tanah secara keseluruhan dengan menggunakan reseptor yang ada di bawah perutnya, yang berfungsi sebagai sensor suhu dan kelembaban. Dia mancari tempat yang nyaman bagi telur-telurnya. Ketika area yang sesuai ditemukannya, ia mulai mengeluarkan telurnya. Telur-telur ini yang memiliki kepanjangan kurang dari 1 mm, disusun secara bergaris baik dalam kelompok maupun satu-persatu. Beberapa spesies meletakkan telur-telurnya saling menggabung membentuk suatu rakit yang mana bisa terdiri dari 300 telur.
Telur putih yang sudah diletakkan secara hati-hati ini segera mulai merubah warnanya. Ini hanya membutuhkan waktu beberapa jama saja setelah diletakkan dan mereka menjadi hitam pekat warnanya. Dengan perubahan ini, telur-telur ini memelihara proteksi yang bagus dari burung dan serangga. Warna gelapnya tak dapat dikenali oleh organisme ini.
Telur membutuhkan periode inkubasi untuk sempurna pada musim dingin. Karena telur nyamuk ini diciptakan dengan struktur yang dapat bertahan selama musim dingin yang lama dan dingin, mereka bertahan hidup hingga musim semi ketika masa inkubasinya selesai. Ketika periode inkubasi telah sempurna, larva mulai keluar dari telurnya semua hampir dalam waktu yang sama. Telur pertama langsung diikuti oleh yang lain. Segera setelah menetas dari telurnya, mereka langsung berenang di air. Sekarang masa hari-hari di air mulai bagi nyamuk.
Larva yang terus diberi makan tumbuh dengan cepat sekali. Segera kulit yang membungkus tubuhnya menjadi terlalu kecil baginya untuk tumbuh lebih lanjut. Inilah pertama kali bagi pergantian kulit mereka. Kulit yang keras namun rapuh dapat mudah pecah. Sampai siklus pertumbuhan ini selesai secara keseluruhan, larva nyamuk akan merubah kulitnya dua kali lagi.
Karena awal kehidupan nyamuk mulai di air, maka sistim yang didisain untuk memberi makan larva begitu mengesankan. Larva menguatkan pusaran air dengan pemanjang sayap yang terletak di dua sisi mulutnya yang mengarahkan bakteria dan mikro-organisme lain untuk makanannya. Dan suatu solusi juga terdapat untuk pernapasannya: setiap larva mempunyai peralatan menyelam di dalam. Mereka bernapas via pipa pernapasan di belakang punggungnya sementara berdiri terbalik di dalam air. Sistim ini mungkin mirip 'snorkel' yang dipakai oleh penyelam. Selema memakai metode ini, larva mengeluarkan cairan yang lekat dari tubuhnya untuk menghindari air bocor masuk ke dalam tubuhnya, melalui pintu keluar pernapasan.
Dalam waktu dekat, larva nyamuk hidup dengan bantuan harmoni tergabung dari semua keseimbangan alam yang lembut ini. Jika ia tidak mempunya pipa pernapasan, maka ia tidak akan bertahan hidup; jika tidak mempunyai sekresi lekatnya, pipa pernapasannya akan tersumbat.
Sementara waktu berlalu, sebagian besar larva merubah kulitnya sekali lagi. Perubahan kulit terakhir kali ini agak berbeda dari sebelumnya. Dengan perubahan akhir ini, larva melewati fase akhir pendewasaannya, 'fase pupa' dan mereka siap menjadi nyamuk sungguhan pada akhirnya. Jadi waktu telah tiba bai pupa dewasa unutk keluar dari kelopak yang meliputi tubuhnya.
Namun, makhluk hidup yang kelaur dari sarungnya ini begitu berbeda dari fase-fase awal, nampak tak dapat dipercaya bagi mereka hanya lewat dua fase pertumbuhan dari makhluk yang sama. Dan metamorfosis ini begitu rumit dan lembut untuk didisain oleh larva itu sendiri ataupun oleh induknya atau oleh hewan yang lain.
Selama periode transisi yang terakhir ini, terdapat ancaman bagi nyamuk, karena pintu pernapasan di atas air mungkin menjadi tertutup dengan kebocoran air di dalam. Hal ini secara alami berarti bahwa pupa akan kehabisan napas dan mati. Namun kemudian, pernapasan tidak dilakukan via lubang-lubang ini. Di sana muncul dua pipa baru di kepala pupa. Oleh karenanya, sebelum pupa siap untuk perubahan kulit yang terakhir kali, pertama kali dua pipa ini muncul ke atas air. Ini adalah metode pernapasan barunya. Selama 3 hingga 4 hari fase pupa, tidak ada zat makanan bagi nyamuk akan jadi.
Sekarang nyamuk dalam kepompong pupa cukup dewasa dan siap terbang dengan semua organnya seperti antenna, belalai, kaki, dada, sayap, perut dan mata yang besar yang menutupi sebagian besar kepalanya. Lalu kepompong pupa disobek di atas. Tingkat di mana nyamuk yang telah lengkap muncul ini adalah tingkat yang paling membahayakan. Resiko terbesari adalah kebocoran air ke dalam kepompong. Namun bagian atas yang sobek ditutupi oleh cairan yang lekat untuk menghindari kepala dari kontak air. Nyamuk harus keluar dari air tanpa kontak langsung dengan air, sehingga hanya kakinyalah menyentuk permukaan air. Kecepatan ini sangatlah penting, meskipun angin tipispun dapat menyebabkan kematiannya. Akhirnya, nyamuk tinggal landas untuk penerbangan perdananya setelah istirahat sekitar setengah jam.
Harus kita perhatikan sekali lagi bahwa nyamuk telah keluar dari air tanpa menyentuh sama sekali… Pada point ini, pertanyaan yang muncul di pikiran adalah bagaimana nyamuk pertama memperoleh 'kemampuan' seperti ini? Mungkinkan suatu larva memutuskan diri untuk berubah menjadi nyamuk setelah merubah kulitnya tiga kali? Sesungguhnya ini sangat tidak mungkin. Binatang yang sangat kecil yang dijadikan Allah sebagai contoh ini telah secara khusus diciptakan sebagaimana adanya. Hal ini mengantarkan umat Islam untuk memikirkan ciptaan Allah dan berpikir bahwa Allah tidak menciptakan semua ini sia-sia saja, namun agar supaya mereka taqwa kepada Allah dan bertindak sesuai dengan kehendak-Nya.
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata)

: "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. 3:191)

Jun 14, 2007

Kurikulum Mentoring untuk Tingkat X/1 SMA

Tahap Mula dan Pengenalan

Adanya Manbaul Ullum Tutorial Center (MUTC)

Semacam Pengenalan dan Penyambutan terhadap SISWA baru di SMA

~Haruslah Asyik dan Meyenangkan~

Selasa, 06 Januari 2009

Economics Division System Ekonomi Islam (Syariah) Sebuah Solusi

System Ekonomi Islam (Syariah) Sebuah Solusi

Mission
-"Mensejahterakan Umat, agar selalu bersyukur"-

Vision (Langkah Strategis)

1. Mempelajari, meneliti, mengembangkan Ekonomi Mikro di sekitar Kita.
2. Menyediakan pelatihan Entrepreneurship Mikro.
3. Who Wants To Be -"Juragan"- Bagaimana menjadi juragan yang Bijaksana.
4. Mengembangkan jaringan Ekonomi Mikro di daerah sekitar Kita.
5. Menjadi sarana belajar dan riset dalam mengembangkan ekonomi Islam baik secara teori maupun praktik.
6. Menjalin dan mempererat kerja sama dengan pihak terkait guna mengembangkan ekonomi Islam.
7. Membentuk ideologisasi yang kuat dengan dilandasi nilai-nilai keislaman.
8. Menjadi organisasi keilmuan pembelajar yang berbenah diri menuju good corporate dalam mengembangkan ekonomi Islam.


Para Peneliti Muda:

Agung Febrianto dan Kawan-kawan

Fisika Entropi Ekonomi Syariah dan Lingkungan Hidup

For Everyone
Oleh:

Indra Lesmana Widjaya

Bioteknologi

SHIZUOKA UNIVERSITY

RIBA, ENTROPI DAN PEMANASAN GLOBAL



Entropi merupakan suatu besaran fisika untuk menggambarkan ketidakteraturan sebuah sistem materi. Semakin tidak teratur sebuah sistem semakin besar pula entropinya. Di dalam teori termodinamika dijelaskan bahwa dengan berjalannya waktu sebuah sistem fisik cenderung semakin tidak teratur (rusak atau hancur). Buah-buahan yang kita petik akan membusuk, besi-besi penegak bangunan akan berkarat, dan mesin-mesin akan semakin aus.

Meskipun semua materi akan menuju ketidakteraturan yang lebih besar, laju peningkatan entropi setiap benda tidak sama. Laju peningkatan entropi ini bisa dihambat bahkan tingkat entropi dapat diturunkan. Buah-buahan disimpan di lemari es agar segar lebih lama dan besi-besi diberi cat untuk memperlambat karat. Namun, semua ini bukannya tanpa ‘biaya’, karena perlambatan laju entropi pada sebuah sub sistem akan dikompensasi dengan makin cepatnya laju entropi pada subsistem yang lain. Dengan demikian entropi sistem fisika secara semesta akan selalu naik.

Kita hidup dalam alam fisik. Dengan demikian kehidupan kita selalu terikat dengan hukum-hukum fisika, termasuk sistem ekonomi yang kita jalankan. Analisis yang lebih dalam terhadap sistem ekonomi kita menunjukkan bahwa bunga (interest) bertanggung jawab terhadap semakin cepatnya laju peningkatan entropi yang ditunjukkan oleh semakin cepatnya laju kerusakan lingkungan kita.

Dalam sistem ekonomi barter sederhana, seseorang akan menyimpan kelebihan kekayaannya dalam bentuk aset fisik. Sesuai dengan konsep entropi, kekayaan tersebut makin lama akan rusak atau dengan kata lain menurun nilainya. Sang pemilik akan berusaha mempertahankan entropi kekayaannya agar tetap rendah (baca : tidak rusak) dengan mengeluarkan sejumlah biaya. Bila kekayaan tersebut berupa padi, maka pemiliknya akan menyediakan sebuah lumbung yang dijaga agar tetap kering sehingga padi tidak cepat membusuk.

Sebuah pertanyaan muncul ketika padi ini dipinjamkan kepada pihak lain. Jika pinjaman diberikan atas dasar riba, maka peminjam diwajibkan mengembalikan padi dengan kualitas sama ditambah bunga. Pinjaman 10 kg padi dengan bunga 10% dengan jangka waktu sebulan membuat peminjam harus mengembalikan 11 kg padi kepada pemilik semula pada bulan berikutnya.

Fenomena menarik muncul di sini, yaitu munculnya dua keuntungan yang diperoleh oleh sang pemilik. Pertama, ia tidak perlu mengeluarkan biaya merawat padinya, dan kedua tentu saja keuntungan dari bunga. Jika kita analisis dengan konsep entropi, maka sang pemilik berhasil mempertahankan tingkat entropi yang rendah terhadap padinya. Namun, seperti yang telah dikatakan di atas, perlambatan entropi di satu tempat akan mempercepat laju entropi di tempat lain.

Keadaan sebaliknya kita lihat pada peminjam. Jika peminjam ini berprofesi sebagai penebang kayu, maka peminjam ini akan menebang lebih banyak kayu agar ia dapat melunasi pinjaman pokok termasuk bunganya. Dan jika saja bunganya lebih tinggi lagi maka kita tidak akan heran melihat kerusakan hutan yang semakin cepat. Laju peningkatan entropi hutan bergerak semakin cepat.

Ilustrasi tadi barangkali terlalu sederhana untuk menunjukkan pengaruh bunga dalam sistem keuangan modern terhadap kerusakan lingkungan. Namun jika kita lihat fakta di lapangan menunjukkan bahwa negara-negara dengan laju perusakan hutan yang tinggi merupakan negara-negara yang terlilit hutang. Tarek el-Diwany dalam bukunya The Problem with Interest mengutip data The Economist menunjukkan negara-negara dengan hutang besar seperti Brazil, Indonesia, Zaire, dan Meksiko merupakan negara papan atas dalam hal kecepatan kerusakan hutannya.

Para pendukung konsep riba mungkin akan berkilah bahwa riba dibutuhkan untuk mengkompensasi kerugian yang diderita oleh pemilik kekayaan akibat pengalihan kekayaannya kepada pihak lain. Berbagai teori dikembangkan untuk pembenaran atas riba seperti konsep perkiraan inflasi, preferensi waktu positif, antisipasi resiko, atau diminishing marginal utility. Tetapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa hampir semua pemberi pinjaman membebankan bunga kecuali untuk satu hal, yaitu untuk meraup keuntungan. Nyaris tidak ada lembaga keuangan seperti bank dan asuransi yang didirikan kecuali atas dasar mencari untung.

Di sinilah letak bahayanya riba. Konsep riba yang diadopsi dalam sistem keuangan modern tak lebih dari sebuah cara mempertahankan kekayaan agar selalu dalam kondisi entropi rendah tanpa mengeluarkan biaya. Dan pada saat yang sama meraup keuntungan tambahan dari bunga. Sementara di sisi lain terjadi percepatan laju entropi yang lebih tinggi terjadi pada peminjam agar dapat melunasi pokok berikut bunganya. Kita tidak heran negara-negara kaya seperti Amerika dan Eropa mampu mempertahankan entropi rendah dengan hidup nyaman dan sejahtera di negerinya dengan mengeksploitasi negara miskin yang untuk bertahan hidup harus menggadaikan kekayaan alamnya guna melunasi hutang-hutangnya yang semakin membengkak.

Pada akhirnya, sangat disayangkan perdebatan sengit tentang pemanasan global beberapa waktu silam melupakan riba sebagai salah satu faktor utama kerusakan bumi kita.

Allahua’lam
( dari Ahmad Muzaki )

Jumat, 02 Januari 2009

School of Electrical Engineering and Computer Science at Manbaul Ullum University

-"MENCERDASKAN UMAT"-

School of Electrical Engineering and Informatics
EECS at MU
Electrical Enginering & Computer Sciences IR&D Center
at Manbaul Ullum University


Visi
Menjadi Pusat Pelatihan dan Pembelajaran ICT Cyber Terdepan
Misi

1. Unggul dalam Pendidikan ICT untuk pendidikan dasar dan menengah
2. Pusat Riset, Innovasi dan Pengembangan ICT
3. Teknologi Tepat guna dalam bidang ICT
4. Pusat data dan penganalisaannya

Staf Pendidik.

Barkah Firdaus (Ko.)

Ginanjar F.M. & Dian Hadiana

Sandi Socrates

Agus Haeruman

Ngara

Dede Supriatna

Indah

Rani Kharismaya

Ricky Taufikurrahman

Riki

Ricky Aji P.

Arip Nurahman

Anton Timur J.

Wendy Afriza

Main Page

From SpeedyWiki

Jump to: navigation, search

SpeedyWiki memfasilitasi rekan-rekan untuk menceritakan pengalaman bermain, bereksperimen, maupun perjuangan rekan-rekan di dunia Internet / ICT. Bagi rekan-rekan yang baru mulai menggunakan wiki dapat membaca Langkah Singkat Untuk Aktif Menulis di Wiki

Sebagian besar isi dari SpeedyWiki bersifat teknis seperti:

Namun ada beberapa hal yang bersifat non-teknis/non-ICT maupun materi pendidikan / pembelajaran seperti:

Beberapa e-book yang menarik

Sebagian Materi dari SpeedyWiki juga ada di INetWiki.

Seluruh (100%) isi data/image/database SpeedyWiki di-dump ke file setiap jam 12 malam dan dapat diambil secara bebas di sini. Kami harap para peminat Wiki dapat 100% mengkopi/mereplikasi SpeedyWiki di server sendiri, di laptop Linux anda, di server sekolah atau di server tempat kerja.

Teknik untuk mereplikasi SpeedyWiki dapat dibaca di Replikasi Database dan Image MediaWiki. Update Wiki ke mesin / laptop anda secara automatis juga dimungkinkan.

Tentunya sangat diharapkan untuk sharing pengetahuan anda kembali ke SpeedyWiki.

Sumber:

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Main_Page