Kamis, 15 Januari 2009

NYAMUK DAN PETUALANGANNYA

NYAMUK DAN PETUALANGANNYA


Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. (QS. 2:26)
Sementara manusia diperintahkan untuk merenungkan dirinya sendiri sebagai ciptaan Allah, Al-Quran seringkali juga mengajak manusia untuk menginvestigasi alam dan melihat bukti dan tanda Kekuasaan Allah padanya. Seluruh alam semesta dengan semua elemen baik hidup maupun non-hidup terdiri dari tanda-tanda yang mengungkapkan bahwa mereka semua itu 'diciptakan'. Dan semuanya itu ada untuuk menunjukkan Kekuatan, Ilmu dan Seni dari 'Penciptanya'. Dan manusia bertanggungjawab untuk mengenal tanda-tanda ini dan mengakui Sang Maha Pencipat, Allah SWT. Semua makhluk hidup memiliki tanda-tanda ini, namun terdapat beberapa hewan yang secara spesifik telah disebutkan dalam Al-Quran. Nyamuk adalah salah satunya. Ini disebutkan dalam ayat Al-Quran berikut ini:
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka,tetapi mereka yang kafir mengatakan:"Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?". Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan oleh Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberinya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (QS. 2:26)
Ketika kita mengamati kehidupan nyamuk, kita dapat mengatakan bahwa nyamuk memiliki petualangan yang luar biasa. Apa yang secara umum diketahui tentang nyamuk adalah adalah bahwa mereka menyerap dan makan darah. Namun ini tidak seluruhnya benar. Karena tidak semua nyamuk, namun hanyalah nyamuk yang betina sajalah yang menyedot darah. Dan kebutuhannya akan darah tidak ada kaitannya dengan makan sama sekali. Sebenarnya kedua nyamuk jantan dan betina makan cairan nektar bunga.

Satu-satunya alasan mengapa nyamuk betina, tidak seperti yang jantan, menyedot darah adalah untuk telurnya.yang memerlukannya untuk berkembang dengan protein yang ada dalam darah. Dengan kata lain, nyamuk betina menyedot darah hanyalah untuk memastikan kelangsungan hidup generasi barunya.
Point yang ditekankan di sini adalah bahwa ayat Al-Quran menunjukkan hanya nyamuk 'betina'. Sebagaimana disebutkan terdahulu, hanyalah nyamuk betina yang mempunyai kemempuan superior yang akan dijelaskan detail di sini. Jadi, kita dapati begitu ekspresif bahwa nyamuk betinanyalah yang ditekankan dalam Al-Quran. Selain itu, ini merupakan fakta yang luar biasa kita membuktikan bahwa pada saat turunnya wahyu Al-Quran, pengetahuan ini sama sekali belum diketahui umat manusia.
Fase dan proses pertumbuhan nyamuk merupakan salah satu aspek yang paling mengagumkan. Nyamuk berubah dari suatu larva menjadi nyamuk setelah melewati fase yang sama sekali berbeda-beda. Marilah kita melihat kisah petualangan nyamuk secara singkat.
Telur nyamuk yang diberimakan dengan darah diletakkan pada daun lembab atau kolam yang kering untuk proses pendewasaan oleh nyamuk betina selama musim panas atau musim gugur. Namun sebelum ini, induk nyamuk pertama kali menguji tanah secara keseluruhan dengan menggunakan reseptor yang ada di bawah perutnya, yang berfungsi sebagai sensor suhu dan kelembaban. Dia mancari tempat yang nyaman bagi telur-telurnya. Ketika area yang sesuai ditemukannya, ia mulai mengeluarkan telurnya. Telur-telur ini yang memiliki kepanjangan kurang dari 1 mm, disusun secara bergaris baik dalam kelompok maupun satu-persatu. Beberapa spesies meletakkan telur-telurnya saling menggabung membentuk suatu rakit yang mana bisa terdiri dari 300 telur.
Telur putih yang sudah diletakkan secara hati-hati ini segera mulai merubah warnanya. Ini hanya membutuhkan waktu beberapa jama saja setelah diletakkan dan mereka menjadi hitam pekat warnanya. Dengan perubahan ini, telur-telur ini memelihara proteksi yang bagus dari burung dan serangga. Warna gelapnya tak dapat dikenali oleh organisme ini.
Telur membutuhkan periode inkubasi untuk sempurna pada musim dingin. Karena telur nyamuk ini diciptakan dengan struktur yang dapat bertahan selama musim dingin yang lama dan dingin, mereka bertahan hidup hingga musim semi ketika masa inkubasinya selesai. Ketika periode inkubasi telah sempurna, larva mulai keluar dari telurnya semua hampir dalam waktu yang sama. Telur pertama langsung diikuti oleh yang lain. Segera setelah menetas dari telurnya, mereka langsung berenang di air. Sekarang masa hari-hari di air mulai bagi nyamuk.
Larva yang terus diberi makan tumbuh dengan cepat sekali. Segera kulit yang membungkus tubuhnya menjadi terlalu kecil baginya untuk tumbuh lebih lanjut. Inilah pertama kali bagi pergantian kulit mereka. Kulit yang keras namun rapuh dapat mudah pecah. Sampai siklus pertumbuhan ini selesai secara keseluruhan, larva nyamuk akan merubah kulitnya dua kali lagi.
Karena awal kehidupan nyamuk mulai di air, maka sistim yang didisain untuk memberi makan larva begitu mengesankan. Larva menguatkan pusaran air dengan pemanjang sayap yang terletak di dua sisi mulutnya yang mengarahkan bakteria dan mikro-organisme lain untuk makanannya. Dan suatu solusi juga terdapat untuk pernapasannya: setiap larva mempunyai peralatan menyelam di dalam. Mereka bernapas via pipa pernapasan di belakang punggungnya sementara berdiri terbalik di dalam air. Sistim ini mungkin mirip 'snorkel' yang dipakai oleh penyelam. Selema memakai metode ini, larva mengeluarkan cairan yang lekat dari tubuhnya untuk menghindari air bocor masuk ke dalam tubuhnya, melalui pintu keluar pernapasan.
Dalam waktu dekat, larva nyamuk hidup dengan bantuan harmoni tergabung dari semua keseimbangan alam yang lembut ini. Jika ia tidak mempunya pipa pernapasan, maka ia tidak akan bertahan hidup; jika tidak mempunyai sekresi lekatnya, pipa pernapasannya akan tersumbat.
Sementara waktu berlalu, sebagian besar larva merubah kulitnya sekali lagi. Perubahan kulit terakhir kali ini agak berbeda dari sebelumnya. Dengan perubahan akhir ini, larva melewati fase akhir pendewasaannya, 'fase pupa' dan mereka siap menjadi nyamuk sungguhan pada akhirnya. Jadi waktu telah tiba bai pupa dewasa unutk keluar dari kelopak yang meliputi tubuhnya.
Namun, makhluk hidup yang kelaur dari sarungnya ini begitu berbeda dari fase-fase awal, nampak tak dapat dipercaya bagi mereka hanya lewat dua fase pertumbuhan dari makhluk yang sama. Dan metamorfosis ini begitu rumit dan lembut untuk didisain oleh larva itu sendiri ataupun oleh induknya atau oleh hewan yang lain.
Selama periode transisi yang terakhir ini, terdapat ancaman bagi nyamuk, karena pintu pernapasan di atas air mungkin menjadi tertutup dengan kebocoran air di dalam. Hal ini secara alami berarti bahwa pupa akan kehabisan napas dan mati. Namun kemudian, pernapasan tidak dilakukan via lubang-lubang ini. Di sana muncul dua pipa baru di kepala pupa. Oleh karenanya, sebelum pupa siap untuk perubahan kulit yang terakhir kali, pertama kali dua pipa ini muncul ke atas air. Ini adalah metode pernapasan barunya. Selama 3 hingga 4 hari fase pupa, tidak ada zat makanan bagi nyamuk akan jadi.
Sekarang nyamuk dalam kepompong pupa cukup dewasa dan siap terbang dengan semua organnya seperti antenna, belalai, kaki, dada, sayap, perut dan mata yang besar yang menutupi sebagian besar kepalanya. Lalu kepompong pupa disobek di atas. Tingkat di mana nyamuk yang telah lengkap muncul ini adalah tingkat yang paling membahayakan. Resiko terbesari adalah kebocoran air ke dalam kepompong. Namun bagian atas yang sobek ditutupi oleh cairan yang lekat untuk menghindari kepala dari kontak air. Nyamuk harus keluar dari air tanpa kontak langsung dengan air, sehingga hanya kakinyalah menyentuk permukaan air. Kecepatan ini sangatlah penting, meskipun angin tipispun dapat menyebabkan kematiannya. Akhirnya, nyamuk tinggal landas untuk penerbangan perdananya setelah istirahat sekitar setengah jam.
Harus kita perhatikan sekali lagi bahwa nyamuk telah keluar dari air tanpa menyentuh sama sekali… Pada point ini, pertanyaan yang muncul di pikiran adalah bagaimana nyamuk pertama memperoleh 'kemampuan' seperti ini? Mungkinkan suatu larva memutuskan diri untuk berubah menjadi nyamuk setelah merubah kulitnya tiga kali? Sesungguhnya ini sangat tidak mungkin. Binatang yang sangat kecil yang dijadikan Allah sebagai contoh ini telah secara khusus diciptakan sebagaimana adanya. Hal ini mengantarkan umat Islam untuk memikirkan ciptaan Allah dan berpikir bahwa Allah tidak menciptakan semua ini sia-sia saja, namun agar supaya mereka taqwa kepada Allah dan bertindak sesuai dengan kehendak-Nya.
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata)

: "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. 3:191)

Jun 14, 2007

Kurikulum Mentoring untuk Tingkat X/1 SMA

Tahap Mula dan Pengenalan

Adanya Manbaul Ullum Tutorial Center (MUTC)

Semacam Pengenalan dan Penyambutan terhadap SISWA baru di SMA

~Haruslah Asyik dan Meyenangkan~

Selasa, 06 Januari 2009

Economics Division System Ekonomi Islam (Syariah) Sebuah Solusi

System Ekonomi Islam (Syariah) Sebuah Solusi

Mission
-"Mensejahterakan Umat, agar selalu bersyukur"-

Vision (Langkah Strategis)

1. Mempelajari, meneliti, mengembangkan Ekonomi Mikro di sekitar Kita.
2. Menyediakan pelatihan Entrepreneurship Mikro.
3. Who Wants To Be -"Juragan"- Bagaimana menjadi juragan yang Bijaksana.
4. Mengembangkan jaringan Ekonomi Mikro di daerah sekitar Kita.
5. Menjadi sarana belajar dan riset dalam mengembangkan ekonomi Islam baik secara teori maupun praktik.
6. Menjalin dan mempererat kerja sama dengan pihak terkait guna mengembangkan ekonomi Islam.
7. Membentuk ideologisasi yang kuat dengan dilandasi nilai-nilai keislaman.
8. Menjadi organisasi keilmuan pembelajar yang berbenah diri menuju good corporate dalam mengembangkan ekonomi Islam.


Para Peneliti Muda:

Agung Febrianto dan Kawan-kawan

Fisika Entropi Ekonomi Syariah dan Lingkungan Hidup

For Everyone
Oleh:

Indra Lesmana Widjaya

Bioteknologi

SHIZUOKA UNIVERSITY

RIBA, ENTROPI DAN PEMANASAN GLOBAL



Entropi merupakan suatu besaran fisika untuk menggambarkan ketidakteraturan sebuah sistem materi. Semakin tidak teratur sebuah sistem semakin besar pula entropinya. Di dalam teori termodinamika dijelaskan bahwa dengan berjalannya waktu sebuah sistem fisik cenderung semakin tidak teratur (rusak atau hancur). Buah-buahan yang kita petik akan membusuk, besi-besi penegak bangunan akan berkarat, dan mesin-mesin akan semakin aus.

Meskipun semua materi akan menuju ketidakteraturan yang lebih besar, laju peningkatan entropi setiap benda tidak sama. Laju peningkatan entropi ini bisa dihambat bahkan tingkat entropi dapat diturunkan. Buah-buahan disimpan di lemari es agar segar lebih lama dan besi-besi diberi cat untuk memperlambat karat. Namun, semua ini bukannya tanpa ‘biaya’, karena perlambatan laju entropi pada sebuah sub sistem akan dikompensasi dengan makin cepatnya laju entropi pada subsistem yang lain. Dengan demikian entropi sistem fisika secara semesta akan selalu naik.

Kita hidup dalam alam fisik. Dengan demikian kehidupan kita selalu terikat dengan hukum-hukum fisika, termasuk sistem ekonomi yang kita jalankan. Analisis yang lebih dalam terhadap sistem ekonomi kita menunjukkan bahwa bunga (interest) bertanggung jawab terhadap semakin cepatnya laju peningkatan entropi yang ditunjukkan oleh semakin cepatnya laju kerusakan lingkungan kita.

Dalam sistem ekonomi barter sederhana, seseorang akan menyimpan kelebihan kekayaannya dalam bentuk aset fisik. Sesuai dengan konsep entropi, kekayaan tersebut makin lama akan rusak atau dengan kata lain menurun nilainya. Sang pemilik akan berusaha mempertahankan entropi kekayaannya agar tetap rendah (baca : tidak rusak) dengan mengeluarkan sejumlah biaya. Bila kekayaan tersebut berupa padi, maka pemiliknya akan menyediakan sebuah lumbung yang dijaga agar tetap kering sehingga padi tidak cepat membusuk.

Sebuah pertanyaan muncul ketika padi ini dipinjamkan kepada pihak lain. Jika pinjaman diberikan atas dasar riba, maka peminjam diwajibkan mengembalikan padi dengan kualitas sama ditambah bunga. Pinjaman 10 kg padi dengan bunga 10% dengan jangka waktu sebulan membuat peminjam harus mengembalikan 11 kg padi kepada pemilik semula pada bulan berikutnya.

Fenomena menarik muncul di sini, yaitu munculnya dua keuntungan yang diperoleh oleh sang pemilik. Pertama, ia tidak perlu mengeluarkan biaya merawat padinya, dan kedua tentu saja keuntungan dari bunga. Jika kita analisis dengan konsep entropi, maka sang pemilik berhasil mempertahankan tingkat entropi yang rendah terhadap padinya. Namun, seperti yang telah dikatakan di atas, perlambatan entropi di satu tempat akan mempercepat laju entropi di tempat lain.

Keadaan sebaliknya kita lihat pada peminjam. Jika peminjam ini berprofesi sebagai penebang kayu, maka peminjam ini akan menebang lebih banyak kayu agar ia dapat melunasi pinjaman pokok termasuk bunganya. Dan jika saja bunganya lebih tinggi lagi maka kita tidak akan heran melihat kerusakan hutan yang semakin cepat. Laju peningkatan entropi hutan bergerak semakin cepat.

Ilustrasi tadi barangkali terlalu sederhana untuk menunjukkan pengaruh bunga dalam sistem keuangan modern terhadap kerusakan lingkungan. Namun jika kita lihat fakta di lapangan menunjukkan bahwa negara-negara dengan laju perusakan hutan yang tinggi merupakan negara-negara yang terlilit hutang. Tarek el-Diwany dalam bukunya The Problem with Interest mengutip data The Economist menunjukkan negara-negara dengan hutang besar seperti Brazil, Indonesia, Zaire, dan Meksiko merupakan negara papan atas dalam hal kecepatan kerusakan hutannya.

Para pendukung konsep riba mungkin akan berkilah bahwa riba dibutuhkan untuk mengkompensasi kerugian yang diderita oleh pemilik kekayaan akibat pengalihan kekayaannya kepada pihak lain. Berbagai teori dikembangkan untuk pembenaran atas riba seperti konsep perkiraan inflasi, preferensi waktu positif, antisipasi resiko, atau diminishing marginal utility. Tetapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa hampir semua pemberi pinjaman membebankan bunga kecuali untuk satu hal, yaitu untuk meraup keuntungan. Nyaris tidak ada lembaga keuangan seperti bank dan asuransi yang didirikan kecuali atas dasar mencari untung.

Di sinilah letak bahayanya riba. Konsep riba yang diadopsi dalam sistem keuangan modern tak lebih dari sebuah cara mempertahankan kekayaan agar selalu dalam kondisi entropi rendah tanpa mengeluarkan biaya. Dan pada saat yang sama meraup keuntungan tambahan dari bunga. Sementara di sisi lain terjadi percepatan laju entropi yang lebih tinggi terjadi pada peminjam agar dapat melunasi pokok berikut bunganya. Kita tidak heran negara-negara kaya seperti Amerika dan Eropa mampu mempertahankan entropi rendah dengan hidup nyaman dan sejahtera di negerinya dengan mengeksploitasi negara miskin yang untuk bertahan hidup harus menggadaikan kekayaan alamnya guna melunasi hutang-hutangnya yang semakin membengkak.

Pada akhirnya, sangat disayangkan perdebatan sengit tentang pemanasan global beberapa waktu silam melupakan riba sebagai salah satu faktor utama kerusakan bumi kita.

Allahua’lam
( dari Ahmad Muzaki )

Jumat, 02 Januari 2009

School of Electrical Engineering and Computer Science at Manbaul Ullum University

-"MENCERDASKAN UMAT"-

School of Electrical Engineering and Informatics
EECS at MU
Electrical Enginering & Computer Sciences IR&D Center
at Manbaul Ullum University


Visi
Menjadi Pusat Pelatihan dan Pembelajaran ICT Cyber Terdepan
Misi

1. Unggul dalam Pendidikan ICT untuk pendidikan dasar dan menengah
2. Pusat Riset, Innovasi dan Pengembangan ICT
3. Teknologi Tepat guna dalam bidang ICT
4. Pusat data dan penganalisaannya

Staf Pendidik.

Barkah Firdaus (Ko.)

Ginanjar F.M. & Dian Hadiana

Sandi Socrates

Agus Haeruman

Ngara

Dede Supriatna

Indah

Rani Kharismaya

Ricky Taufikurrahman

Riki

Ricky Aji P.

Arip Nurahman

Anton Timur J.

Wendy Afriza

Main Page

From SpeedyWiki

Jump to: navigation, search

SpeedyWiki memfasilitasi rekan-rekan untuk menceritakan pengalaman bermain, bereksperimen, maupun perjuangan rekan-rekan di dunia Internet / ICT. Bagi rekan-rekan yang baru mulai menggunakan wiki dapat membaca Langkah Singkat Untuk Aktif Menulis di Wiki

Sebagian besar isi dari SpeedyWiki bersifat teknis seperti:

Namun ada beberapa hal yang bersifat non-teknis/non-ICT maupun materi pendidikan / pembelajaran seperti:

Beberapa e-book yang menarik

Sebagian Materi dari SpeedyWiki juga ada di INetWiki.

Seluruh (100%) isi data/image/database SpeedyWiki di-dump ke file setiap jam 12 malam dan dapat diambil secara bebas di sini. Kami harap para peminat Wiki dapat 100% mengkopi/mereplikasi SpeedyWiki di server sendiri, di laptop Linux anda, di server sekolah atau di server tempat kerja.

Teknik untuk mereplikasi SpeedyWiki dapat dibaca di Replikasi Database dan Image MediaWiki. Update Wiki ke mesin / laptop anda secara automatis juga dimungkinkan.

Tentunya sangat diharapkan untuk sharing pengetahuan anda kembali ke SpeedyWiki.

Sumber:

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Main_Page